1).Motivasi
Siswa akan berhasil dalam belajar, jika pada dirinya sendiri ada keinginan untuk belajar. Bagi seorang guru, menimbulkan minat siswa untuk belajar adalah kunci keberhasilan siswa dalam belajar. Untuk itu, bagi seorang guru ataupun calon guru, ada baiknya belajar untuk bisa memotivasi siswa agar di dalam hati seorang peserta didik ada keinginan untuk belajar.
Konsentrasi adalah bagian terpenting dalam proses belajar, konsentrasi disini dimaksudkan agar perhatian peserta didik terpusat pada situasi belajar yang akan dia alami. Terkadang banyak sekali siswa yang sedang dalam proses belajar dengan pandangan menatap ke depan, tapi pikirannya tidak tahu entah kemana, di sini lah peran guru sebagai pendidik agar jeli dan bisa membuat konsentrasi siswa tertuju pada kegiatan belajar.
Di dalam kegiatan belajar diperlukan keterlibatan unsur fisik maupun mental, sebagai suatu wujud reaksi. Pikiran dan otot-ototnya harus dapat bekerja secara harmonis, sehingga subjek belajar itu bertindak atau melakukannya. Belajar harus aktif, tidak sekedar apa adanya, belajar harus dipandang sebagai tantangan yang memerlukan reaksi.
Belajar dapat dikatakan sebagai kegiatan mengorganisasikan, menata atau menempatkan bagian-bagian bahan pelajaran ke dalam suatu kesatuan pengertian. Diperlukan keterampilan untuk mengorganisasikan stimulus seperti ide-ide dan fakta-fakta. Di sinilah pentingnya tujuan yang jelas dalam kegiatan pembelajaran bagi seorang guru.
Pemahaman disini dapat diartikan menguasai sesuatu dengan pikiran. Pemahaman tidak hanya sekedar tahu, tetapi juga menghendaki agar subjek belajar dapat memanfaatkan bahan-bahan yang telah dipahami. Namun pada kenyataannya di sekolah, ketika mereka para siswa akan ujian pada esok paginya, mereka melakukan belajar dimalam hari menjelang akan ujian. Kegiatan belajar yang demikian cenderung hanya sekedar mengetahui sesuatu bahan yang dituangkan di dalam kertas ujian tersebut.
Sifat dasar manusia adalah lupa. Begitu juga dengan siswa, lupa dengan pembelajaran yang telah mereka pelajari merupakan suatu hal yang biasa. Untuk itu perlu dilakukannya pengulangan agar siswa dalam mengingat kembali kegiatan yang telah mereka pelajari. Penting bagi guru untuk mengulang suatu pembelajaran agar peserta didik tidak mudah lupa dengan pembelajaran tersebut.
Dari ke enam faktor psikologis dalam belajar menurut Thomas F. Staton, bisa dikatakan tugas seorang guru dalam mendidik anak didik sangatlah berat, guru perlu memahami faktor spikologis belajar, dan masih banyak lagi faktor-faktor dalam proses belajar.
Referensi:
Sardiman A.M, "Interaksi &Motivasi Belajar Mengajar", Jakarta: PT RajaGrafindo Persada


![Validate my RSS feed [Valid RSS]](valid-rss-rogers.png)


COMMENTS :
0 comments to “Faktor-faktor Psikologis Dalam Belajar”
Post a Comment