Thursday, September 23, 2010

Gangguan Pada Otot

Gangguan Pada Otot

Berikut beberapa gangguan yang sering dialami pada otot :

1).Atrofi Otot, berupa penurunan fungsi otot karena otot mengecil atau karena kehilangan kemampuan berkontraksi atau lumpuh.
2).Hipertrofi otot, kebalikan dari atrofi otot, yaitu menjadi lebih besar dan kuat karena sering digerakkan.
3).Hernia Abdominal, terjadi apabila dinding otot abdominal sobek dan menyebabkan usus melorot masuk kerongga perut.
4).Kelelahan Otot, karena kontraksi secara terus-menerus dan bisa terjadi kram atau kejang-kejang.
5).Stiff (kaku leher), terjadi karena hentakan atau kesalahan gerak sehingga leher menjadi kaku dan sakit jika digerakkan.
6).Tetanus, merupakan penyakit yang menyebabkan otot menjadi kejang karena Clostridum tetani (bakteri tetanus)berbentuk basil yang masuk melalui luka.
7).Distrofi otot, merupakan penyakit kronis pada otot sejak anak-anak dan diperkirakan merupakan penyakit genetis (bawaan).
8).Miastenia Gravis, otot berangsur-angsur menjadi lemah dan menyebabkan kelumpuhan sampai kematian. Penyebabnya belum jelas, kemungkinan berkaitan dengan penurunan kekebalan tubuh.

Artikel Gangguan Pada Otot ini bersumber dari buku Biologi 2a halaman 78, kelas 2 SMU Semester 1, 2003, Penerbit: Intan Pariwara.

0 comments:

Post a Comment

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2009 - 2012 Media Pembelajaran is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot