Wednesday, July 29, 2009

JENIS-JENIS MIKROSKOP

MIKROSKOP CAHAYA
• Kegunaan:
o Mengamati obyek hidup, macam-macam preparat jadi atau obyek yg telah diwarnai dan menghitung mikroorganisme.
• Prinsip kerja:
o Mudah digunakan
o Menggunakan cahaya tampak sbg sumber penerangan
o Tampilan obyek berwarna-warni dgn background terang

MIKROSKOP LATAR GELAP

Darkfield Microscope
• Kegunaan:
o Dipakai untuk mengamati mik.org. yg tdk tampak pd mikroskop Cahaya, tdk dapat diwarnai, biasanya dipakai utk mendeteksi Treponema pallidum (penyakit sifilis)

• Prinsip kerja:
o Menggunakan kondensor khusus dgn cakram gelap utk menghalangi cahaya masuk. Cahaya tdk dpt langsung menerangi obyek, cahaya yg dipakai berasal dari lensa obyektif yg dipantulkan spesimen. Obyek tampak bersinar dgn background gelap.


MIKROSKOP LATAR GELAP

Darkfield Microscope
• Tampilan obyek:
o Tepi sel tampak bersinar keemasan sehingga bentuk obyek terlihat dgn jelas. Struktur internal sel berkilauan berlawanan dengan background yang gelap.


MIKROSKOP FASE KONTRAS

• Kegunaan:
• Dipakai utk mengamati dgn detil/teliti struktur internal spesimen hidup tanpa pewarnaan.
• Prinsip kerja:
• Menggunakan kondensor khusus dan lempeng pemecah cahaya. Efek yg ditimbulkan adalah derajat terang yg berbeda.
• Sorotan cahaya dipisahkan dan menerangi obyek melalui jalur yang berbeda. Cahaya yang terpecah biasanya berwarna keemasan sedang cahaya yang tidak terpisah berwarna merah.


MIKROSKOP FASE KONTRAS

• Tampilan obyek:
• Menunjukkan perbedaan struktur internal dgn sangat jelas. Demikian pula tepi selnya. Keunikan dari fase kontras adalah munculnya pita cahaya mengelilingi sel yang dikenal dengan sebutan halo fase.

Differential Interference Contrast

(DIC) Microscope
• Kegunaan:
• Digunakan utk tampilan 3 dimensi obyek tanpa pewarnaan. Obyek yang diamati adalah mikroorganisme hidup.
• Prinsip kerja:

• Mirip dgn fase kontras, DIC menggunakan derajat terang yang berbeda. Menggunakan prisma sbg index pemecah cahaya. Akibat efek prisma chy terpecah menjadi dua, tampilan obyek tampak berwarna-warni.

Fluorescence Microscope

• Kegunaan:
o Untuk melihat spesimen yg sukar diamati karena ukurannya kecil. Spesimen akan menghasilkan cahaya berpendar. Mikroskop ini digunakan dalam prosedur diagnostik yg disebut fluoroscent antibody tecnique. Melalui FM mikroorganisme yang menyerang jaringan dapat segera dideteksi.

Fluorescence Microscope
• Prinsip kerja:
o Langkah pertama yg dilakukan adalah memberi warna flurochrome auramine o.
o Utk menghasilkan pencahayaan digunakan sinar UV atau sinar yg panjang gelombangnya mendekati sinar UV. Hasilnya spesimen akan mengeluarkan cahaya (berpendar).
Fluorescence Microscope
• Contoh spesimen yang ukurannya kecil adalah Mycobacterium tubercolosis. Agar dapat diamati diberi warna flurochrome auramine o. Obyek yang berukuran kecil dapat terlihat karena berpendar.

NB : Baca juga artikel tentang Stop Dreaming Start Action

0 comments:

Post a Comment

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2009 - 2012 Media Pembelajaran is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot