Friday, July 3, 2009

BELAJAR DAN PEMBELAJARAN



Pendidikan merupakan investasi yang paling utama bagi setiap bangsa, terutama bagi bangsa yang sedang berkembang. Dalam arti kata pembangunan hanya dapat dilakukan oleh bangsa yang telah dipersiapkan untuk membangun negaranya melalui pendidikan. Karena pada hakekatnya pendidikan merupakan cermin peradaban suatu bangsa. Bangsa yang peradabannya tinggi ditandai dengan tingkat pendidikan yang relatif tinggi bagi warga negaranya.

Pendidikan mempunyai tugas menyiapkan sumber daya manusia unuk pembangunan. Derap langkah pembangunan selalu diupayakan seirama dengan tuntutan zaman. Perkembangan zaman selalu memunculkan persoalan-persoalan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Tingkat pendidikan yang tinggi bergantung pada mutu pendidikan yang mana berkaitan erat dengan proses belajar mengajar. Dewasa ini para ahli berusaha untuk meningkatkan proses belajar mengajar itu menjadi suatu ilmu atau teknologi yang dapat dikenal dan dikuasai langkah-langkahnya. Disinilah peran teknologi pendidikan sangat diperlukan.

Mengapa proses pembelajaran harus berlangsung secara berkesinambungan seumur hidup? kita belajar agar mampu mempersiapkan diri menerima tanggung jawab atas hidup kita, atas pilihan-pilihan kita (being responsible). Kita belajar agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan di sekitar kita (being adaptable). Kita belajar agar menginsafi kesalahan, bertobat, mengakui keterbatasan, dan berharap hanya kepada Sang Pencipta semata (being faithful). Kita belajar agar dapat membentuk karakter pribadi sebagai anak manusia yang unik, otentik, dan tak terbandingkan (to be the best of ourselves). Kita belajar agar dapat melayani sesama manusia yang memerlukan (being servant). 

Kita belajar agar dapat menciptakan ulang masa depan (being re-creator). Kita belajar agar menjadi lebih manusiawi (being human), dan seterusnya. Intinya, dapatlah dikatakan bahwa kita belajar karena kita (manusia) terlahir sebagai makhluk pembelajar (learning being). Kita tidak saja belajar untuk hidup, tidak hanya untuk memperoleh nafkah, memperoleh jabatan, popularitas, kekayaan, dan memiliki banyak hal lainnya. Soalnya, jika demikian, setelah memiliki semua hal itu, kita akan berhenti belajar. 

Tujuan dari pendidikan serta proses dalam melakukan pembelajaran yang telah diuraikan diatas tidaklah semudah yang dibicarakan atau semudah yang kita pikirkan. Pada kenyataanya dilapangan, proses pembelajaran banyakmengalami berbagai hambatan dan masalah - masalah dalam melakukan prosese pembelajaran tersebut. Tentunya permasalahan ini akan menjadi kendala yang besar jika kita tidak menguasai setiap permasalahan yang timbul pada saat melakukan pembelajaran.

Dalam hal ini guru sebagai pemeran utama berlangsungnya proses pembelajaran harus mempunyai pemahaman yang tepat terhadap setiap permasalahan yang timbul pada saat melakukan pembelajaran serta mampu menangani setiap kendala yang ada secara cerdas. Hal ini merupakan tuntutan bagi setiap guru sebagai pengemban tugas mulia agar tujuan bersama yang telah dirumuskan dapat tercapai dengan baik.

Secara umum masalah-masalah belajar meliputi masalah masalah internal belajar dan masalah masalah eksternal belajar serta bagaimana upaya yang harus dilakukan untuk menemukan solusi dari setiap masalah belajar tersebut.

SUMBER : BELAJAR DAN PEMBELAJARAN. Karangan DR. DIMYATI dan Drs. MUDJIONO.




0 comments:

Post a Comment

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2009 - 2012 Media Pembelajaran is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot