Wednesday, June 10, 2009

PRINSIP BELAJAR MENGAJAR YANG EFEKTIF

PRINSIP BELAJAR MENGAJAR YANG EFEKTIF



PERGESERAN FOKUS PERHATIAN
1. MENGAJAR : Fokus pada Pengajar, materi dan metode mengajar
2. PROSES BELAJAR-MENGAJAR : Fokus pada Pengajar dan siswa
3. PEMBELAJARAN : Fokus pada terjadinya proses belajar pada siswa

MANAJEMEN KELAS
1). Membuat Kelas sebagai tempat belajar.
2). Menciptakan Proses Belajar terjadi dalam kelas.
3). Menciptakan suasana kelas yang kondusif untuk terjadinya proses belajar.
4). Selalu berusaha agar siswa benar-benar aktif belajar.
5). Mengupayakan sarana-sarana yang membantu proses belajar menjadi lebih efektif dan efisien.

DEFINISI PENDIDIKAN
• Pendidikan adalah suatu proses membentuk atau mengubah perilaku (Kemampuan).
• Pendidikan terjadi dengan Proses Belajar-Mengajar :
1). Pemberian motivasi untuk belajar.
2). Menunjukkan arah dan tujuan belajar.
3). Memberi / Menunjukkan materi yang perlu dipelajari.
4). Memberi tahu manfaat belajar.
5). Memberi petunjuk cara belajar yang efisien.
6). Menilai hasil belajar.



B E L A J A R
 Belajar adalah usaha aktif dari seseorang yang dilakukan secara sadar untuk mengubah perilakunya sendiri. Pembelajaran !!
 Belajar adalah suatu perubahan perbuatan sebagai akibat dari mengalami.
 Belajar adalah proses perbaikan pengetahuan dan keterampilan dengan cara mengalami sendiri.
 Belajar adalah mengubah perbuatan, yaitu pengetahuan dan keterampilan, yang hasilnya dapat benar atau salah.
 Belajar adalah suatu proses untuk mendapatkan kemampuan agar dapat menggantikan perilaku yang buruk menjadi baik.

Hampir semua perilaku manusia adalah hasil dari proses belajarnya, sehingga dapat dikatakan bahwa proses belajar adalah proses pematangan atau pendewasaan seseorang. Belajar juga didorong oleh kebutuhan atau keinginan yang dimiliki dan dirasakan oleh orang yang bersangkutan.

CIRI-CIRI BELAJAR
1. Belajar adalah proses aktif dari orang yang bersangkutan.
2. Belajar hanya dapat dilakukan secara individual.
3. Kemampuan belajar setiap individu berbeda.
4. Belajar dipengaruhi oleh pengalaman.
5. Belajar melalui indera.
6. Belajar dipengaruhi oleh kebutuhan yang terasa oleh pelajar.
7. Belajar didorong ataupun dihambat oleh hasil belajar.
8. Belajar dipengaruhi oleh keadaan fisik orang yang belajar dan lingkungannya.



PRINSIP-PRINSIP BELAJAR


1. PRINSIP KESIAPAN : Tingkat keberhasilan belajar tergantung pada kesiapan pelajar. Apakah dia sudah dapat mengkonsentrasikan pikiran, atau apakah kondisi fisiknya sudah siap untuk belajar.

2. PRINSIP ASOSIASI : Tingkat keberhasilan belajar juga tergantung pada kemampuan pelajar mengasosiasikan atau menghubung-hubungkan apa yang sedang dipelajari dengan apa yang sudah ada dalam ingatannya : pengetahuan yang sudah dimiliki, pengalaman, tugas yang akan datang, masalah yang pernah dihadapi, dll.

3. PRINSIP LATIHAN : Pada dasarnya mempelajari sesuatu itu perlu berulang-ulang atau diulang-ulang, baik mempelajari pengetahuan maupun keterampilan, bahkan juga dalam kawasan afektif. Makin sering diulang makin baiklah hasil belajarnya.


4. PRINSIP EFEK (AKIBAT) : Situasi emosional pada saat belajar akan mempengaruhi hasil belajarnya. Situasi emosional itu dapat disimpulkan sebagai perasaan senang atau tidak senang selama belajar.

FAKTOR-FAKTOR PSIKOLOGI YANG MEMPENGARUHI PROSES BELAJAR
1). Tujuan Belajar
2). Tingkat Aspirasi
3). Umur Pelajar
4). Pengetahuan tentang Keberhasilan dan Kegagalan
5). Pemahaman segala sesuatu yang dipelajari
6). Kapasitas untuk Belajar

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFISIENSI BELAJAR


1). SIFAT SISWA
2). SIFAT GURU
3). INTERAKSI SISWA-GURU
4). LINGKUNGAN
5). SIFAT KELOMPOK SISWA
6). FASILITAS FISIK
7). MATA AJARAN

INTERAKSI SISWA-PENGAJAR
1. Hubungan Pengajar-siswa : intensitas, frekuensi, suasana.
2. Interaksi Pengajar-siswa : bersambut, relevan, sesuai.
3. Metoda mengajar: ceramah, tanya- jawab, diskusi kelompok, latihan, studi kasus, memberi pekerjaan rumah, dll
4. Pengalaman belajar : mendengarkan proses mengajar, mencatat pelajaran, menjawab pertanyaan, bertanya, menyanggah pendapat, , membuat PR, melakukan praktek, membaca buku, menulis makalah, praktikum, menonton slide/film/video, dll

KONSEP-KONSEP PENTING LAINNYA
1. RETENSI (Dapat mengungkapkan kembali)
2. KELUPAAN
3. BELAJAR MENTRANSFER
4. MOTIVASI BELAJAR(Kemauan & Kebutuhan untuk belajar.)

MENJADI PENGAJAR YANG EFEKTIF
 Menjadi pengajar yang efektif adalah dambaan setiap orang yang telah memilih profesi sebagai guru.
 Pengajar yang efektif adalah pengajar yang bermutu.
 Ciri-ciri pengajar yang efektif :
1). Mengajar dengan jelas dan efisien
2). Dekat dengan siswa
3). Disenangi oleh siswa
4). Siswa merasa banyak belajar darinya
5). Menjadi teladan dan idola siswa
6). Melayani siswa secara baik dan suka menolong
7). Menguasai dengan baik ilmu yang diajarkan.
8). Dapat mengajar dengan variasi metoda pembelajaran yang tepat.
9). Dapat memilih dan menggunakan dengan terampil berbagai alat bantu mengajar yang tepat.
10). Dapat menjelaskan yang sulit-sulit menjadi sederhana dan mudah dimengerti .


LANGKAH-LANGKAH MENUJU PENGAJARAN YANG EFEKTIF


1. MENENTUKAN TUJUAN MATA AJARAN YANG JELAS :
a). Kemampuan apa dan kompetensi apa yang harus dimiliki siswa setelah mengikuti mata ajaran.
b). Tujuan harus spesifik.
c). Tujuan merefleksikan perilaku tertentu.
d). Tujuan secara jelas menyebutkan kawasan dan tingkatan yang ingin dicapai : kognitif, psikomotor, afektif.

2. MEMILIH BUKU-BUKU AJAR ( Textbooks )
a). Sumber materi pengajaran silabus.
b). Pengajar dan siswa menggunaka acuan yang sama.
c). Buku ajar yang baik mengandung informasi budaya.
d). Buku ajar merefleksikan nilai-nilai dari disiplin ilmu yang bersangkutan.
e). Buku ajar membantu mengembangkan daya intelektual.
f). Buku ajar berisi materi yang terorganisasi dan tersusun secara runtut.
g).Buku ajar memungkinkan siswa mendalami sendiri ilmu yang bersangkutan.

3. MENGATASI ACARA HARI PERTAMA :
a). Hari pertama perkuliahan sangat penting artinya.
b). Tujuan pengajaran mata ajaran dijelaskan.
c). Kontrak belajar-mengajar dibuat.
d). Memberi wawasan yang akan dicakup oleh mataajaran dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
e). Saling mengenal pengajar dan siswa.
f). Pengajar harus bisa menunjukkan citra yang baik.
g). Membangkitkan minat kuat pada mata ajaran.
h).Pengalaman hari pertama memungkinkan pengajar menyusun strategi pengajaran untuk hari-hari berikutnya.


4. MENINGKATKAN KECANGGIHAN PEMBELAJARAN :
a).Penguasaan materi oleh pengajar secara mencukupi
b).Persiapan secara sistematik.
c).Berikan garis besar materi pembelajaran
d).Merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang lebih “hidup” dan menggairahkan :
- proses pembelajaran yang partisipatif.
- Tugas menulis dan menyajikan secara lisan.
- Pemecahan masalah : contoh, demonstrasi, latihan, kasus.
- Diskusi kelas / Diskusi kelompok.
- Keterampilan Analisis.
- Bagi kelas menjadi kelompok-kelompok kecil, adakan diskusi / debat.
- Simulasi dan Permainan peran.
e). Aspek-aspek penyampaian :
- Kuasai dengan baik apa yang Anda sampaikan.
- Bicaralah secara pelan, nyaring dan jelas dengan nada dan intonasi yang enak didengar.
- Tataplah para siswa, bukan papan tulis, lantai atau langit-langit. Anda akan mendapatkan “arti” dari ekspresi wajah para mahasiswa sewaktu mendengar- kan kuliah.
- Ajukan pertanyaan-pertanyaan dan tunggulah jawaban dari siswa.
- Gerakkan mulut dan badan Anda, jangan seperti patung.
- Buatlah ringkasan dan kesimpulan pada akhir pembelajaran.

5. TINGKATKAN KETERLIBATAN SISWA :
Melalui kegiatan-kegiatan berikut ini :
 diskusi makalah
 laporan lisan studi kasus
 simulasi permainan peran
 penelitian penyajian multi-media
 field trip praktikum di lab.
 Diskusi meningkatkan interaksi.
 Belajar bersama dalam kelompok.
 Berfikir kritis : menanggapi
 Praktek lapangan
6.MEMPERBANYAK DISKUSI DENGAN DAN ANTAR SISWA
a).Pengajar memberi permasalahan.
b).Partisipasi siswa
c). Pengajar memberi “penguatan” (reinforcement)
d).Pengajar memberi koreksi dan umpan balik


7. STUDI - STUDI KASUS
a. Membahas kasus yang sama-sama diketahui.
b. Menulis kasus berdasar pengamatan.
CARANYA :
1. Simulasi
2. Studi lapang
3. Metoda laboratorium.

8. TUGAS MENULIS MAKALAH DAN PENYAJIAN LISAN
a. Latihan menggunakan bahasa secara baik dan benar.
b. Latihan menulis dan berbicara format.
c. Latihan berfikir dan menulis secara runtut.
d. Memperdalam penguasaan pengetahuan.
e. Penyajian secara lisan dengan dibantu menggunakan:
- papan tulis
- multi-media
- video
- “flip chart”

9. MENGUJI DAN MENILAI SISWA
a. Test mingguan
b. Test mendadak : sebelum, ditengah, diakhir pembelajaran.
c. Test tengah semester
d. Test akhir semester
e. Test sebelum pembelajaran(pre-test)

Semoga Tulisan ini Bermanfaat bagi para pendidik dan calon-calon pendidik, terimakasih
Sumber : Dari banyak buku-buku pendidikan
By : Wawan Junaidi

0 comments:

Post a Comment

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2009 - 2012 Media Pembelajaran is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot